Pemberdayaan Ekonomi dan Korelasinya Terhadap Kualitas Beragama

Main Article Content

sugito sugito
siti julaeha

Abstract

Abstraksi
Majelis Taklim membuktikan bahwa ada ragam kegiatan yang dapat diberdayakan bersama para anggotanya, disamping kegiatan keagamaan. Majelis Taklim juga dapat digerakkan menopang pemberdayaan ekonomi, pelestarian alam dan aktifitas sosial lainnya. Penyuluh Agama Islam (PAI) sebagai pelaksana pembinaan keagamaan, harus memiliki kapasitas untuk mendorong Majelis Taklim tumbuh sebagai gerakan sosial. Dalam hal ini, pengelolaan Majelis Taklim secara profesional menjadi sebuah keniscayaan.


Abstract
Majelis Taklim proves that there are various activities which can be empowered with the members, outside of religious activities. Majelis Taklim can also becoming a sustain economic empowerment, natural conservation and other social activities. Religious Counselor of Islam (PAI) as the executor of religious guidance, must have the capacity to push the Majelis Taklim growing up as a social movement. In this case, management of Majelis Taklim professionally becomes a necessity.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
sugito, sugito, and siti julaeha. “Pemberdayaan Ekonomi Dan Korelasinya Terhadap Kualitas Beragama”. Jurnal Bimas Islam 9, no. 3 (September 30, 2016): 405–444. Accessed July 21, 2024. https://jurnalbimasislam.kemenag.go.id/jbi/article/view/152.
Section
Articles

References

Arikunto, Suharsimi Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2002.
Departmen Agama , 2003. Pedoman Pemberdayaan Masjid, Jakarta:
Proyek Peningkatan Pengamalan-Agama.
Hadi Sutrisno., Metodologi Research Jilid 2, Yogyakarta: ANDI, 2000.
Hertina, Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Zakat (Studi Tentang Upaya Bazda Kabupaten Kampar Dalam Menghimpun Dan Mengelola”, Hukum Islam. Vol. VIII No. 2 Desember 2008.
http://www.ginandjar.com/public/12 Power dan Empowerment pdf, di akses 10 september 2015.
Imron HS”, Strategi Dan Usaha Peningkatan Kesejahteraan Hidup Nelayan Tanggulsari Mangunharjo Tugu Semarang Dalam Menghadapi Perubahan Iklim”, Riptek Vol. 6, No.I, Tahun 2012.
Margono, S. Metode Peneltian Pendidikan, Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2000.
Moh. Fauzi, dkk, “revitalisasi peran ulama Dalam pemberdayaan masyarakat pesisir Desa morodemak” Laporan Participatory Action Research (PAR), Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institut Agama Islam Negeri Walisongo Semarang, 2014.
Munaris, Metode Penelitian (Suatu Pendekatan Proposal). Jakarta: Bumi Aksara, 1999.
Nazir, M. Metode Penelitian, Jakarta: Ghalia Indonesia, 1988.
Pranarka, “Pemberdayaan”, dalam Pemberdayaan, Konsep,Kebijakan dan Impelemtasi. Jakarta: CSIS, 1996.
Setyawati, E. Yuningtyas, “Pemberdayaan Masyarakat Sebagai Upaya Peningkatan Perekonomian Masyarakat Pesisir Berdasarkan Kearifan Lokal (Studi Pemberdayaan Masyarakat Pesisir di Kawasan Pantai Kuwaru dan Pandansimo, Bantul untuk Mendukung Pengembangan Sektor Pariwisata)”, Laporan Penelitian, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Atma Jaya Yogyakarta , Januari 2014.