Upaya Penyatuan Kalender Islam Internasional oleh Organisasi Kerjasama Islam (OKI)

Main Article Content

Hamdun

Abstract

The Islamic Calendar system is an important element in Islamic civilization. The existence of the Islamic Calendar since the last 14 centuries has the function of marking the various events of Muslim life such as worship and daily activities. However, after being used for 1,400 years, the Islamic Calendar system have not be used uniformly in the Islamic world. Over the past 35 years, OKIhas made numerous efforts to solve this problem of Islamic Calendar unification. However, there efforts have been unsuccesfull. This study thus aims to explore further the efforts of unifying the Islamic Calendar for the Islamic world and to analyze efforts of internationalizing the Islamic Calendar by OKI. Research was conducted in qualitative methods by analyzing documents consistings of scholarly books, resolutions, and journals. The this study findingsincludes: in the last four decades, the International Islamic Calendarunification efforts is a divided into four phases and Internationally, and International Islamic Calendar unificationhas been conducted by OKI consistently.


Sistem kalender Islam adalah unsur penting dalam peradaban Islam. Keberadaan kalender Islam sejak 14 abad lalu mempunyai fungsi penanda waktu berbagai hal kehidupan muslim seperti aktivitas ibadah dan muamalah. Namun sayingnya setelah digunakan 1. 400 tahun, system kalender Islam belum bias digunakan secara seragam di dunia Islam. Merespon permasalahan tersebut, sejak 35 tahun lalu OKI telah melakukan upaya-upaya penyatuan kalender Islam, akan tetapi upaya-upaya tersebut hingga kini belum berhasil. Kajian ini bemaksud menyoroti lebih jauh tentang usaha-usaha penyatuan Kalender Islam Internasional yang pernah dilakukan oleh OKI. Kajian ini dijalankan dengan metode kualitatif dan analisis dokumen dari rujukan buku-buku, resolusi-resolusi, dan jurnal-jurnal. Hasil penelitian ini di antaranya; dalam empat dekade terakhir, isu penyatuan Kalender Islam Internasional di dunia Islam terbagi menjadi empat fase dan secara hubungan internasional usaha penyatuan kalender Islam antara bangsa telah dijalankan oleh OKI secara konsisten.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Hamdun. “Upaya Penyatuan Kalender Islam Internasional Oleh Organisasi Kerjasama Islam (OKI)”. Jurnal Bimas Islam 10, no. 3 (September 30, 2017): 473–516. Accessed December 7, 2022. https://jurnalbimasislam.kemenag.go.id/jbi/article/view/32.
Section
Articles

References

Anwar, Syamsul, Hisab Bulan Qamari: Tinjauan Syar’i tentang Penetapan Awal Ramaḍan, Syawal dan Zulhijjah, Yogyakarta: Suara Muhammadiyah, 2008.
Anwar, Syamsul, Diskusi dan Korespondensi Kalender Hijriah Global, Yogyakarta: Suara Muhammadiyah, 2014.
Anwar, Syamsul, “Muhammadiyah, Kongres Istanbul 2016, dan Kelender Global Hijriah”, Kertas kerja Pengajian PP Muhammadiyah Kamis-Sabtu, (04-06 Ramadan 1437 / 09-11 Juni 2016). Universitas Muhammadiyah, Yogyakarta.
Anwar, Syamsul, “Perkembangan Pemikiran tentang Kalender Islam Internasional”, Makalah pada Musyawarah Tokoh Hisab dan Fikih Muhammadiyah, Yogyakarta: 25-26 Juni 2008.
Azhari, Susiknan, Ilmu Falak Perjumpaan Khasanah Islam dan Sains Modern, Yogyakarta: Suara Muhammadiyah, 2007.
Azhari, Susiknan, dalam Arwin Juli R. Butar-Butar, Problematika Penentuan Awal Bulan, Diskursus Antara Hisab dan Rukyat, Malang: Madani, 2014.
Azhari, Susiknan, “Penyatuan Kalender Islam: Mendialogkan Wujud al-Hilal dan Visibilitas Hilal”, Jurnal Ahkam, 2013, XIII (2).
Azhari, Susiknan, “Penyatuan Kalender Islam Satukan Semangat Membangun Kebersamaan Umat” http//www. museumastronomi. com(diakses, 20/07/2017).
Bruin, F. , The First Visibility of The Lunar Crescent, Vistas in Astronomy, Pergamon Press, 1977, 21: 331-358,
Cavalli, G. , “The New Organization of the Islamic Conference Charter. Perspectives on Federalism”, http://on-federalism. eu/attachments/016_download. pdf, h. 31, (diakses, 20/02/2017).
Castillo, V. L. G. , “The Organization Of Islamic Cooperation In Contemporary International Society”. Lihat juga OIC Website, Member States, http://www. oic-oci. org/states/?lan=en
Djamaluddin, Thomas, Menuju Penyatuan Kalender Islam Global, 5 Oktober 2016, tdjamaluddin. wordpress. com, (Akses, 27/08/2017).
Djamaluddin, Thomas, “Menuju Kriteria Baru MABIMS Berbasis Astronomi” https://tdjamaluddin. wordpress. com/2016/10/05/menuju-kriteria-baru-mabims-berbasis-astronomi/, (Akses, 27/08/2017).
Dougherti Pentland dalam Gavin Boyd dan Chales, Issu in Global Politics, New Jersey, New York: The Free Press, 1981.
Damanhuri, Adi, “Ragam Penentuan Syawal 1437 Di Dunia”, http://adi-damanhuri. blogspot. my/2016/07/ragam-penentun-syawal-1437-di-dunia. html (diakses, 25 April 2017).
Fotheringham, J. K. , On the Smallest Visible Phase of the Moon, Monthly Notices of the Royal Astronomical Society, 1910, 70: 527-531.
Guessoum, Nidhal, “Important Progress on the Islamic Calendar Problem, Monday, February 13, 2012”. http://www. irtiqa-blog. com/2012/02/important-progress-on-Islamic-calendar. html (Akses, 10/08/ 2016).
Grover, Sabrina, dkk. ,“Organisation Of Islamic Cooperation Background Guide 2012”. , http://www. nmun. org/ny_archives/ny12_downloads/igos/OIC. pdf (diakses, 20/02/2017).
Hamdun, Mohd Fauzi Hussin, Othman Zainon, “Pengaruh Arab Spring Bagi Usaha Pengantar bangsaan Kalender Islam Dalam Perspektif Hubungan Antar bangsa”, Kertas kerja pada The First International Conference on Current Trends in the Middle East, Kuala Lumpur, 3 - 5 April 2017
Ilyas, Mohammad, Sistem Kalender Islam dari Perspektif Astronomi, Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka, 1997.
Ilyas, Mohammad, Kalender Islam Antar bangsa, Selangor Darul Ehsan: Dewan Bahasa dan Pustaka, 1996.
Izzudin, Ahmad, Fiqih Hisab Rukyah, Jakarta: Erlangga, 2007.
Iman, Ma’rifat, Kalender Pemersatu Dunia Islam, Jakarta: Gaung Persada Press, 2010.
“Kongres Penyatuan Kalender Hijri Antar bangsa Di Istanbul Turki”, http://www. falaksyari. org/index. php/10-berita/139-kongres-istanbul-2016 (diakses, 20 Agustus 2017).
“Konsep Kalender Zonal dan Unifikatif Tanggapan Prof. Dr. Syamsul Anwar”, http://tarjih. or. id/hasil-kongres-kalender-Islam-di-turki-wawancara-eksklusif-dengan-ketua-majelis-tarjih-dan-tajdid/ (diakses, 20/07/2017).
Mohammad, Musa (ed), Towards Implementation of A unified Islamic Calendar, Penang, Malaysia: IICP (USM) in association with COMSTECH (OIC), 1995.
Maunder, E. Walter, “On the Smallest Visible Phase of the Moon”, The Journal of the British Astronomical Association, 1911, 21: 355-362.
Nakosteen, Mehdi, Kontribusi Islam atas Dunia Intelektual Barat Deskripsi Analitik Abad keemasan Islam, diterjemahkan Joko S. Kahhar dan Supriyanti Abdullah, Surabaya: Risalah Gusti, 1996.
Nashiruddin, Muhammad, Kalender Hijriah Universal: Kajian atas Sistem dan Prospeknya di Indonesia, Semarang: EL-WAFA, 2013.
Ruskanda, Farid, et. al, Rukyah Dengan Teknologi; Upaya Mencari Kesamaan Pandangan Tentang Penentuan Awal Ramadan dan Syawal, Yogyakarta: Gema Insani Press, 1994.
“Resolution No. 4/38-ORG on Changging the Name of the Organization of the Islamic Conference”. The Thirty-Eight Session of the Council of Foreign Ministers (Peace, Cooperationand Development), http://www. oic-oci. org (diakses, 20/02/2017).
“Resolution No. 5/38-ORG on Adopting a New Emblem for the Organization of the Islamic Conference”. The Thirty-Eight Session of the Council of Foreign Ministers (Peace, Cooperationand Development), http://www. oic-oci. org (diakses, 20/02/2017).
Saksono, Tono, “Kalender Islam dan Hutang Peradaban Muslim: Tinjauan Ekonomi, Sains dan Teknologi”. Kertas Kerja Halaqah Nasional Ahli Hisab dan Fikih Muhammadiyah, Yogyakarta. t. tp. t. th
Tahir, Abdul Hamid Mohd. , Permasalahan dalam Penentuan Awal Puasa dan Hari Raya: Pandangan dari Sudut Hukum Syarak, Falak Syarii dan Astronomi Moden, Skudai, Johor Baru: Fakulti Ukur UTM, 1991.
Wahyudi, M. Zaid, “Hilal Syar’i dan Hilal Astronomi”, https://kompas. id/baca/ilmu-pengetahuan-teknologi/2017/07/07/antara-hilal-syari-dan-hilal-astronomi/ (diakses, 25 Agustus 2017).