Paradigma Saham Syariah pada Indeks Saham Syariah di Indonesia

Main Article Content

Atmo Prawiro

Abstract

The controversy of buying and selling in sharia stocks today is growing. These developments are not free and then it will be debated may or may not transactions on sharia stocks. Contemporary scholars disagree over the validity of the transaction, although the stocks identity is labeled sharia. MUI itself allows such transactions with predefined notes. This paper is intended to analyze critically how the practice of buying and selling sharia stocks in Indonesia and in some other countries? This major question is then spelled out into a few more focused minor questions: How do scholars differ in defining  for sharia stocks criteria in the stocks market? What is the effect of the difference between Islamic stocks transactions validity in Indonesia for economic growth? Based on the analysis found the results that sharia stocks in Indonesia can be seen from two things. First it seen from the terms of business objects and both quantitative provisions (accounting). The provisions relating to the object of business by the current stock index are broader than the object of prohibition in fiqalat fikih. As for determining sharia or not sharia in practice stocks in Indonesia, referring the contemporary jurisprudence there is still a sharp difference. This is because that has not fully implemented the sharia right aspects.


Kontroversi jual beli saham syariah dewasa ini semakin berkembang. Perkembangan tersebut tidak terlepas pula akan perdebatan boleh atau tidaknya transaksi saham syariah. Para ulama kontemporer beselisih pendapat akan keabsahan transaksi tersebut, walaupun identitas saham tersebut berlabelkan syariah. MUI sendiri membolehkan transaksi tersebut dengan catatan-catatan yang telah ditentukan. Tulisan ini ditujukan untuk menganalisis secara kritis bagaimana praktek jual beli saham syariah di Indonesia dan beberapa Negara lainnyai? Pertanyaan mayor ini, kemudian dijabarkan menjadi beberapa pertanyaan minor yang lebih terfokus: Bagaimana perbedaan para ulama dalam menentukan kriteria saham syariah di pasarsaham? Apa akibat dari perselisihan sah tidaknya transaksi saham syariah di Indonesia bagi pertumbuhan ekonomi? Berdasarkan hasil analisis ditemukan, bahwa kesyariahan saham syariah di Indonesia dapat dilihat dari dua hal. Pertama dilihat dari ketentuan obyek usaha dan kedua ketentuan kuantitatifnya (akuntansi). Ketentuan yang berkaitan dengan obyek usaha oleh indek saham saat ini lebih luas dibanding obyek pelarangan dalam fikih muamalat. Adapun dalam menentukan syariah atau belum syariahnya dalam praktek saham di Indonesia, merujuk para pakar fikih kontemporer maka masih ada perbedaan yang tajam. Hal ini dikarenakan masih belum sepenuhnya mengimplementasikan aspek-aspek kesyarihan yang benar.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Prawiro, Atmo. “Paradigma Saham Syariah Pada Indeks Saham Syariah Di Indonesia”. Jurnal Bimas Islam 10, no. 4 (December 10, 2017): 727–752. Accessed April 17, 2024. https://jurnalbimasislam.kemenag.go.id/jbi/article/view/42.
Section
Articles

References

Abdullah, Raja, Noor, Jihan, R, et al, The day of the week effect on Bursa (Bourse) Malaysia Shariah-compliant market,Interdisciplinary Journal of research in Business 1.4, 2011
Anoraga, Pandji dan Pakarti, Pengantar Pasar Modal, Jakarta: PT Rineka Cipta, 2001.
Aziz, Abdul ,al-Khayyât Al-Ashum Wa As-Sanadât Min Munzhûr Islâmî, Mesir: Penerbit Darussalam 1979.
al-Nadwî, Ahmad, Ali, al-Qâwa’id al-Fiqhiyyah, Beirut: Dâr al-Qolam, 1998.
al-Khodiri, Ahmad, Muhsin, Kaifa Tata‘allam al-Bursâh fi 24 Sâ‘ah (Al-Qâhirah: Dâr Itrak, 1996)
al-Baqmî, al-Marzûqî, Shâlih, Syirkah al-Musâhamah fi al-Nizhâm al al-Sa‘ûdî, Riyâd: Jâmi’ah Ummu al-Qurâ, 1986.
Cohen dan Jerome, Investasi Analysis and Portofolio Management, Illinois: Richard D. Irwin INC, 1982.
Fayyadh, Athiyah, Sûq al-Awrâq al-Mâliyah fi Nizhâmi al-Fiqh al-slâmî , Mesir: Dâr al-Nasar li al-Jami’at, 1998.
Harahap, Dessy, Agustina dan Windy, Sri Wahyuni, Peranan Urgensi Pengaturan Hukum Efek Syariah dalam Peraturan Perundang-Undangan di Indonesia." JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial 8.2 (2016);
Hapsari, Ira Maya, Shariah Compliance Analysis: Studi pada Perusahaan yang Termasuk Jakarta Islamic Index, (2015).
Hussein, Khaled A, Islamic Investment: Evidence From Dow Jones and FTSE Indices, 2004.
Humâm, Kamâl al-Din, Ibnu, Fath al-Qadîr ma‘a al-‘Inâyah, Kairo: Dâr al-Kutub, 1987, Jlild 5.
al-Jauziyah, Ibn al-Qayyim, I‘lâm al-Muwâqi’in ‘an al-Rab al-Âlamîn, Kairo: Maktabah Kulliyah al-Azhariyah, 1968, Jilid IV.
Liyanasari, Rininta. Analisis perbandingan kinerja portofolio optimal pada saham syariah Indonesia dan saham syariah Malaysia periode 2009-2012. Diss. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, 2014.
Muhammad, Al-Barwarî, Sha‘ban, Bursa Saham Menurut Pandangan Islam, Berlian Publication BHD: Kuala Lumpur, 2007.
Muhammad, Ekonomi Mikro Dalam Perspektif Islam, Yogyakarta: BPFE, 2004.
Ngapon, Semarak Pasar Modal Syariah, Riset Bappepam, 19 April 2005.
Nofrianto, Disssertasi Implementasi Syariah Complaint Pada Saham Syariah Bursa Efek Indonesia, Jakarta: SPs UIN Syarih Hidayatullah, 2012.
Rijal, Sofyan, Saham Syariah: Pengertian, Peluang dan Hambatannya di Indonesia, 2007.
Salim, Joko, Cara Gampang Main Saham, Jakarta: Visi Media, 2010.
Siamat, Dahlan, Manajemen Lembaga Keuangan, Jakarta: LP FEUI, 2001.
Syafiq, M, Hanafi, Perbandingan Kriteria Syariah Pada Indeks Saham Syariah Indonesia, Malaysia, dan Dow Jones.Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum 45 (2011)
al-Nabhânî, Taqî al-Din, al-Nizhâm al-Iqtishâdî Fî al-Islâm, Beirut-Libanon: Dâr al-Ummah, 2004.
Tag el-Din, Seif I, The Stock-Exchange from an Islamic Perspective, Journal King Abdul Aziz University, Vol. 8.
Uthmân, Shibîr, Muhammad, Al-Muâmalâh al-Mâliyah al-Mu‘âshirah fî al-Fiqh al-Islâmî, Amman: Dâr al-Nafaîs, 1997, Cet ke-1.
al-Zuhailî, Wahbah, al-Fiqh al-Islâmî wa Adillatuhu, Beirut: Dâr al-Fikr, 1984, Jilid IV: 797.
Wilson, Rodney, Islamic Finance and Ethical Investment, International Journal of Social Economics, Vol. 24 No. 11, 1997, pp. 1325-1342. © MCB University Press, 0306-8293
Yafiz, Muhammad, Saham dan Pasar Modal Syariah: Konsep Sejarah dan Perkembangannya, MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman 32.2 (2008).
Yusof, Rosylin, M dan Shabri, Abdul, Majid, Stock market volatility transmission in Malaysia: Islamic versus conventional stock market,Islamic Economics 20.2 (2007).